Cleaning service dan office boy

Apa Itu Cleaning Service dan Office Boy?

Pengertian cleaning service secara umum adalah memberikan pelayanan kebersihan, kerapihan dan higienisasi dari sebuah gedung atau bangunan baik indoor ataupun outdoor sehingga tercipta suasana yang nyaman dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, seorang cleaning service tidak berinteraksi langsung dengan karyawan atau staff untuk pekerjaan lainnya. Karena tugas dan tanggung jawabnya dibatasi hanya pada pelayanan kebersihan , area, atau spesialisasi pekerjaannya. Contohnya cleaner mall, penyapu jalan, atau cleaner gondola.
Office boy atau biasa juga disingkat dengan OB adalah profesi pekerjaan di sebuah perusahaan atau kantor yang membantu karyawan dan staf untuk melakukan semua pekerjaan di luar pekerjaan seorang karyawan dan staf untuk mendukung pelaksanaan tugas dan pekerjaan.
Tidak jauh berbeda ya? Namun orang cenderung lebih akrab dengan sebutan office boy dibanding cleaning service. Yang harus diperhatikan adalah bahwa seorang office boy harus memiliki keahlian dasar seorang cleaning service untuk bisa melakukan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.

Arti Cleaning Service

1.  Cleaning (Kebersihan).
     Bersih bisa diartikan sebagai keadaan suatu area atau benda tanpa terdapat material lain yang tidak semestinya. Suatu area atau benda bisa dikatakan bersih apabila sudah memenuhi syarat syarat minimal sebagai berikut :
1. Syarat yang pertama adalah syarat berpedoman pada beberapa Panca Indra :
     Syarat panca indera pada 3 alat indera yaitu mata, kulit dan hidung. Jadi bersih menurut syarat pertama adalah suatu area atau benda bisa dikatakan bersih apabila dilihat sesuai dengan warna aslinya, tidak ada benda asing disekitar, tidak menimbulkan bekas di kulit pada saat diraba, dan tidak menimbulkan bau/ aroma yang tidak baik.
2. Syarat yang kedua adalah syarat kesehatan :
     Suatu area atau benda bisa dikatakan bersih apabila higenis, berarti bersih dari kuman atau bakteri yang timbul akibat dari debu, sampah dan kotoran .
3. Syarat yang ketiga adalah syarat 5R (Resik, Ringkas, Rapi, Rawat & Rajin).
    Setiap proses dan hasil pekerjaan harus selalu memperhatikan pengaturan dan penataan lingkungan kerja.

2. Service (Pelayanan)

     Pelayanan bisa diartikan suatu pekerjaan yang sengaja dilakukan untuk diberikan atau ditujukan kepada orang lain. Pelayanan seutuhnya diberikan untuk semua orang yang ada dilingkungan kerja mulai dari level bawah sampai tertinggi dan terlebih lagi adalah untuk tamu / pengunjung.
Dalam pelayanan harus memperhatikan beberapa hal :
1. Senyum, Salam dan Sapa (3S) .
    Senyum, salam dan sapa mutlak harus dilakukan dalam pelayanan sebagai wujud keseriusan dan ketulusan dalam melayani pelanggan.
2. Norma
   Sudah menjadi hukum norma pelayanan bahwa dalam setiap berinteraksi harus mengedepankan rasa hormat terhadap pelanggan. Apapun situasinya tidak dibenarkan melakukan reaksi melebihi dari pelanggannya.
3. Fleksibilitas
    Dalam praktek pelayanan sering terjadi permintaan pekerjaan lain atau tuntutan yang lebih dari pelanggan. Oleh karena itu dalam melayani diharapkan ada fleksibilitas / toleransi pekerjaan sebagai upaya menjalin hubungan yang lebih baik.
3. Tujuan / fungsi
Berdasarkan arti tersebut, maka Cleaning Service  mempunyai maksud dan tujuan antara lain:
1.  Meningkatkan Produktivitas pelanggan dalam beraktifitas.
     Dengan lingkungan yang bersih dan sehat akan menunjang aktifitas mereka.
2.  Mempertahankan Nilai Tekhnis aset pelanggan.
    Dengan lingkungan yang bersih dan terawat akan  melindungi material yang dibersihkan, sehingga berfungsi dengan baik dan tidak cepat rusak.
3.  Meningkatkan Efisiensi dalam manajemen pemeliharaan.
   Dengan menyerahkan urusan pengelolaan kebersihan kepada bidangnya maka sistem dan teknik pekerjaan akan lebih efisien karena ditunjang oleh totalitas dan pengalaman.
4. Memberikan Citra positif di kalangan mitra kerja, mitra usaha dan masyarakat

Komentar